YPI Al Khoiriyyah Semarang Gelar Kajian Bulanan PERDA, Ajak Orang Tua Bangun Keluarga Harmonis

SEMARANG – Kebahagiaan dalam keluarga tidak hanya berkaitan dengan kecukupan materi, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas hubungan dengan pasangan, anak, teman, serta lingkungan tempat mencari nafkah. Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam kajian orang tua dan wali siswa yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Khoiriyyah Semarang melalui Persatuan Da’i Al Khoiriyyah (PERDA).

 

Mengangkat tema “4 Kunci Kebahagiaan”, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu dan Ahad, 17–18 Oktober 2026, pukul 08.00–10.00 WIB. Kajian berlangsung di dua lokasi, yakni Aula Gedung 2 di Jalan Indraprasta pada Sabtu (17/10) dan Aula Serbaguna Gedung 4 di Jalan Bulustalan pada Ahad (18/10).

 

Kedua kegiatan tersebut menghadirkan pemateri yang sama, Ust. Zubaedi, S.Pd.Gr.Al-Hafiz Melalui kajian ini, para orang tua dan wali siswa diajak untuk memahami kembali hal-hal mendasar yang dapat menjadi jalan menuju kebahagiaan dalam kehidupan keluarga.

 

Empat Kunci Kebahagiaan dalam Kehidupan

Dalam ceramahnya, Ust. Zubaedi menyampaikan empat hal yang menjadi kunci kebahagiaan, yaitu istri salehah, anak saleh, teman yang saleh, dan mata pencaharian yang berada di negeri sendiri.

 

Keempat hal tersebut memiliki makna penting dalam kehidupan seorang muslim. Istri salehah menjadi pendamping yang mendukung kebaikan dalam rumah tangga. Begitu pula anak saleh yang diharapkan tumbuh dengan akhlak baik, taat kepada Allah SWT, serta mampu menjadi kebanggaan bagi orang tua.

 

Selain keluarga, lingkungan pertemanan juga memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan seseorang. Teman yang saleh dapat mengingatkan dalam kebaikan, memberikan dukungan ketika menghadapi kesulitan, dan mengajak untuk tetap berada di jalan yang benar.

 

Sementara itu, mata pencaharian yang berada di negeri sendiri menjadi salah satu poin yang menarik untuk direnungkan. Hal ini dapat dimaknai sebagai harapan untuk memperoleh rezeki melalui pekerjaan yang baik, sekaligus memiliki kesempatan untuk tetap dekat dengan keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

 

Dalam ceramah singkatnya, Ust. Zubaedi mengajak para peserta untuk tidak hanya memandang kebahagiaan dari sisi materi.

 

“Kebahagiaan bukan semata-mata tentang banyaknya harta, tetapi juga tentang siapa yang mendampingi kita, bagaimana anak-anak kita tumbuh, dengan siapa kita bergaul, dan bagaimana kita mencari rezeki.”

 

Ia juga mengingatkan bahwa kebahagiaan perlu diupayakan melalui kehidupan yang baik, hubungan keluarga yang harmonis, serta lingkungan yang mendukung seseorang untuk terus memperbaiki diri.

 

“Mari kita berusaha membangun keluarga yang saleh, mendidik anak-anak agar menjadi pribadi yang baik, memilih teman yang membawa kepada kebaikan, dan mencari rezeki melalui jalan yang halal serta penuh berkah.”

 

Catatan: Kutipan ceramah di atas merupakan rangkuman redaksional berdasarkan tema dan poin materi yang disampaikan, bukan transkrip atau kutipan verbatim dari pemateri.

 

Menjadi Ruang Belajar Bersama Orang Tua

 

Kajian ini merupakan kegiatan kedua setelah pelaksanaan perdana pada Agustus 2026. Ke depan, PERDA YPI Al Khoiriyyah Semarang berencana menyelenggarakan kajian serupa secara rutin setiap bulan.

 

Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi orang tua untuk menambah wawasan, mempererat silaturahmi, dan berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan keluarga maupun pendidikan anak.

 

Ada hal menarik dalam penyelenggaraan kajian ini. Kesempatan menjadi pemateri tidak hanya terbuka bagi guru atau ustaz. Para wali murid yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidang tertentu juga dipersilakan untuk berbagi ilmu.

 

Wali murid yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan, pengelolaan keuangan, maupun bidang lainnya dapat berkontribusi sebagai pembicara. Orang tua yang ingin berbagi pengalaman atau pengetahuan bermanfaat juga mendapat kesempatan yang sama.

 

Dengan konsep tersebut, kajian diharapkan berkembang menjadi ruang belajar bersama yang melibatkan berbagai latar belakang keahlian. Para orang tua tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga dapat berperan aktif dalam memberikan manfaat kepada sesama.

 

Untuk mendukung kenyamanan peserta, panitia turut menyediakan makanan ringan dan minuman selama kegiatan berlangsung.

 

Melalui kajian rutin ini, YPI Al Khoiriyyah Semarang berharap hubungan antara yayasan, sekolah, dan orang tua semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya keluarga yang harmonis sekaligus lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi para siswa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top