SEMARANG – Lembaga pendidikan di bawah naungan Al Khoiriyyah Semarang menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 28 Oktober2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh MI Al Khoiriyyah 01, MI Al Khoiriyyah 02, MTs Al Khoiriyyah, dan MA Al Khoiriyyah, mulai pukul 07.00 hingga 07.30 WIB di gedung masing-masing.
Upacara berlangsung dengan melibatkan para guru dan siswa dari setiap lembaga. Ada yang menarik dalam pelaksanaan tahun ini, yakni seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat. Penampilan tersebut menghadirkan nuansa keberagaman budaya sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi keluarga besar Al Khoiriyyah untuk kembali menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para siswa. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
MI Al Khoiriyyah 01 Gelar Upacara dengan Pembina Ustadz Rohman
Salah satu pelaksanaan upacara berlangsung di MI Al Khoiriyyah 01 Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan siswa dengan mengenakan beragam pakaian adat. Suasana tersebut menambah kekhasan peringatan sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan budaya merupakan bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
Upacara di MI Al Khoiriyyah 01 dipimpin oleh Ustadz Rohman, S.Ag., yang bertugas sebagai pembina upacara. Ia merupakan Kepala Madrasah MI Al Khoiriyyah 01.
Pelaksanaan upacara menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengikuti rangkaian upacara secara tertib, tetapi juga diajak memahami makna perjuangan generasi muda dalam membangun persatuan bangsa.
Pakaian adat yang dikenakan para peserta juga menjadi simbol keberagaman Indonesia. Dengan mengenal dan menghargai berbagai budaya, siswa diharapkan semakin memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang perlu dijaga bersama.
Upacara serupa juga dilaksanakan secara serentak di MI Al Khoiriyyah 02, MTs Al Khoiriyyah, dan MA Al Khoiriyyah. Masing-masing lembaga menyelenggarakan kegiatan di gedungnya sendiri dengan melibatkan guru dan siswa.
Menanamkan Semangat Persatuan Sejak Bangku Sekolah
Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober untuk mengenang ikrar para pemuda Indonesia pada 1928. Ikrar tersebut menegaskan tekad untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, yaitu Indonesia.
Nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda saat ini. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman, para siswa perlu memahami pentingnya menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Melalui peringatan ini, lembaga pendidikan Al Khoiriyyah Semarang turut menghadirkan pembelajaran kebangsaan di luar kegiatan belajar mengajar di kelas. Upacara bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga kesempatan untuk membangun kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kecintaan terhadap tanah air.
Pelaksanaan upacara secara serentak di empat lembaga tersebut menjadi wujud kebersamaan keluarga besar Al Khoiriyyah dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dengan mengenakan pakaian adat dan mengikuti upacara bersama, para guru dan siswa diharapkan semakin menghayati semangat persatuan serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat Sumpah Pemuda pun diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi terus hidup melalui sikap saling menghormati, semangat belajar, dan kontribusi positif para siswa bagi lingkungan, bangsa, dan negara.

